Tuesday, September 17, 2013

Seleksi Bibit Kelapa Sawit

 Mengapa seleksi bibit kelapa sawit dibutuhkan? 

  1. Bibit kelapa sawit berasal dari biji sebagai hasil perkawinan buatan dari induk terpilih. Secara genetis tiap bibit memiliki sifat pertumbuhan dan produksi yang berbeda sehingga diperlukan seleksi yang sangat ketat selama pembibitan. 
  2. Seleksi bibit akan lebih mudah apabila setiap persilangan dikelompokkan dalam satu kelompok yang diberi tanda batas dengan persilangan lain.
  3. Bibit Daun Tidak Pecah
  4. Untuk menghindari agar Bibit Abnormal jangan sampai terbawa dan ditanam dilapangan. Apabila bibit abnormal terbawa dan tertanam dilapangan, maka akan diperoleh tanaman yang produksinya lebih rendah (25 -50% dari produksi normal) atau bisa jadi tidak berproduksi sama sekali.

  Kapan Seleksi Bibit Kelapa Sawit Dilakukan? 

  1. Seleksi pertama dilakukan pada saat bibit kelapa sawit akan disemaikan di Pre Nursery (bibitan awal). Bibit masih dalam bentuk kecambah.
  2. Seleksi kedua dilakukan pada saat bibit akan dipindah tanam dari Pre Nursery ke Main Nursery (bibitan utama) yaitu pada umur 3 bulan.
  3. Seleksi ketiga dilakukan di Main Nursery pada saat umur bibit 6 bulan. 
  4. Seleksi keempat dilakukan di Main Nursery pada saat umur bibit 9 bulan.
  5. Seleksi kelima dilakukan di Main Nursery pada saat umur bibit 12 bulan.

Berapa Banyak Bibit Yang Diseleksi Mulai Dari  Kecambah Sampai Ke Lapangan?

Total Bibit kelapa sawit yang diseleksi adalah sebesar 30% dengan perincian:
  1. 5% seleksi kecambah.
  2. 5% untuk sisipan.
  3. 5% seleksi transpalanting.
  4. 15% seleksi bibit afkir.
Bibit yang telah diseleksi harus tetap dipelihara dengan perlakuan yang sama dengan bibit yang normal dan tetap dicatat dalam daftar infentaris bibit, Cuma pemeliharaannya dilakukan ditempat yang terpisah.

Untuk menghindari kesalahan, dalam melakukan seleksi bibit kelapa sawit di Main Nursery harus
dilakukan oleh petugas khusus yang telah dilatih dan terlatih.


Apa Saja Kriteria Bibit Kelapa Sawit Yang Harus Diseleksi?

Bibit yang diseleksi adalah bibit yang menunjukkan kelainan dalam pertumbuhannya yang diamati secara kasat mata (visual). Bentuk tanaman abnormal yang harus diseleksi sbb:
  1. Bibit yang pertumbuhannya dibawah rata rata bibit yang lain secara umum.
  2. Bibit yang pertumbuhannya meninggi dan kaku (erected) dengan sudut pelepah yang kecil (tajuk tegak), biasanya akan menjadi Tanaman Steril/Tidak Berbuah.
  3. Bibit yang permukaan tajuknya rata, dimana pelepah yang lebih muda lebih pendek dari yang tua.
  4. Bibit yang tumbuh lemah terkulai (merunduk)
  5. Bibit yang anak daunnya tidak membelah(terbuka) sedangkan tanaman lain dengan umur yang sama telah membelah/membuka sempurna.
  6. Terkena penyakit tajuk, dimana helai daun mengering dan tangkai pelepah membengkok.
    Bentuk anak daun tidak sempurna seperti:
          (a) Sudut anak daun sangat tajam dengan rachis (tangkai pelepah).
          (b) Anak daun sangat sempit kelihatan seperti rumput
          (c) Anak daun pendek pendek (short leaftlets).
          (d) Anak daun tersusun sangat rapat pada Rachis.
          (e) Anak daun tersusun sangat jarang pada rachis.

Apa Faktor Yang Menyebabkan Persentase Bibit Kelapa Sawit Abnormal Tinggi?

Ada beberapa factor yang dianggap dapat mempertinggi perentase Bibit Kelapa Sawit Abnormal antara lain sbb:
  1. Kesalahan pada saat persemaian seperti terlalu dalam, terlalu dangkal, penanaman yang terbalik (bakal akar diatas).
  2. Kesalahan Pada saat pemindahan bibit dari Pre Nursery ke Main Nursery seperti terlalu dangkal atau terlalu dalam.
  3. Penyiraman yang kurang merata, terlalu deras, atau tidak cukup air sehingga pertumbuhannya tidak merata.
  4. Bibit terbakar atau keracunan pupuk, pestisida atau terserang hama dan penyakit
  5. Jarak tanam terlalu rapat sehingga sinar matahari tidak optimal.
  6. Pemindahan yang terlalu dini dari pre Nursery ke Main Nursery yang akan menyebabkan scorching dan terlambat pemindahan juga akan menyebabkan pertumbuhan yang meninggi (etioleren). 

Tanah Yang Baik Untuk Bibitan Kelapa Sawit BACA DISINI

Semoga bermanfaat...

No comments: